Donizar anggota DPRD provinsi Sumbar bantu APD -->

Donizar anggota DPRD provinsi Sumbar bantu APD

Friday, 22 May 2020

Pasaman Barat andalasrayanews.com.
Anggota DPRD Provinsi Sumbar Donizar dari partai kebangkitan bangsa PKB turut dan ikut peduli terhadap bencana Corona virus disease Covid 19,hal tersebut di lakukan agar penyebaran covid 19 tidak terjadi penularan yang sangat membahayakan hingga bisa menyebabkan kematian. Donizar menyerahkan secara langsung sejumlah bantuan untuk penanganan dan  pencegahan covid 19 di sejumlah posko serta Pusat Pelayanan Masyarakat di KabupatenPasaman Barat, Provinsi Sumatra barat 18 Mei 2020.
Dalam sambutan nya anggota DPRD provinsi Sumbar Donizar mengatakan bantuan kita serahkan kepada Puskesmas Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, ia menyampaikan kegiatan ini adalah bentuk kepedulian antara sesama atas musibah  pandemi COVID-19 ini, yang mana musibah ini menjadi bencana nasional sehingga perlu ekstra kewaspadaan dan kehati-hatian karena tim medis adalah merupakan garda terdepan dalam pemberantasan covid 19 ini harus mempunyai prosedur protokol sesuai SOP.
Sesuau standar WHO  yakni dengan mengenakan alat pelindung diri APD seperti masker, sarung tangan dan baju APD,” Sebut Donizar,  yang mana petugas tim medis harus mesti menggunakan setiap kali bertugas yang agar terhindar dari penularannya covid 19 di lapangan.Dan kita juga sangat mengharapkan masyarakat betul betul melaksanakan pembatasan sosial berskala besar PSBB yang telah di instruksi kan pemerintah melalui keputusan menteri kesehatan republik Indonesia katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Pasaman barat Samidas mengucapan terima kasih yang tak terhingga atas perhatian besar  anggota DPRD Provinsi Fraksi PKB Dapil Sumbar 4 Donizar , memang APD sangat di butuhkan tenaga medis saat ini , dengan adanya bantuan ini sangat dan bisa  membantu para tenaga medis di daerah melaksanakan tugas nya dalam penanganan penyebaran virus covid - 19.
Dia berharap masyarakat mematuhi himbauan dan aturan pemerintah jaga jarak, pakai masker , cuci tangan dan tetap waspada para perantau yang datang dari daerah terjangkit atau zona merah , kalau pun ada saudara kita pulang kampung jangan di kucil kan  terapi kita upayakan agar mereka di karantina selama 14 ucap  Samidas.
(Arwin)