Yosmeri Yusuf : Hindari politik identitas di pilkada Pasaman Barat. -->

Yosmeri Yusuf : Hindari politik identitas di pilkada Pasaman Barat.

Friday, 26 June 2020




Seperti nya peta politik pilkada Kabupaten Pasaman Barat, semakin menarik untuk di simak atau di ikuti.

Dengan munculnya sejumlah kandidat bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Propinsi Sumatera Barat (Sumbar) dari berbagai latar belakang suku dan disiplin ilmu  pendidikan sehingga menimbulkan berbagai pilihan hal tersebut tentu dengan berbagai dinamika politik di perhelatan pilkada Pasaman barat yang akan datang ,mendapat sorotan  oleh Yosmeri Yusuf, bertanda masyarakat banyak pilihan untuk menentukan pemimpin  ranah Tuah Basamo 5 tahun kedepan.

Menurutnya dengan munculnya banyak pasangan calon lebih bagus, jika banyak calon yang maju di Pilkada maka  masyarakat banyak pilihan, tapi yang perlu dihindari pada pilkada ini jangan memilih berdasar etnis.

"Utama sekali, lihatlah Pasaman Barat secara utuh, jangan dilihat dari etnis. jika Pemilihan masih berdasarkan etnis, masih terjadi perpecahan dan peredaan- perbedaan yang selama ini dirasakan," Hal itu dikatakan pengamat politik, Yosmeri Yusuf, Kamis

"Pilihlah calon bupati berdasar potensi  yang  mampu untuk membangun Pasaman Barat lebih maju. Saat ini Pasbar baru lepas dari kabupaten tertinggal. Butuh pemimpin yang punya akselarasi dan integritas  yang mampu memacu Pasbar untuk sejajar dengan kabupaten lain di Sumbar," katanya.

Pasaman Barat dimekarkan 2003 lalu  lebih bagus dibandingkan dengan kabupaten Darmasraya dan Solok Selatan. Dari kedua daerah tersebut baik insfrastrur maupun sumber daya alam dan potensi ekonomi,  namun Pasbar saat ini baru lepas dari daerah tertinggal seharusnya tidak demikian.

"Kini dibutuhkan generasi penerus  untuk memacu Pasaman Barat lebih maju. Diharapkan masyarakat Pasbar memilih calon pemimpin  yang betul-betul mempunyai akselarasi dan punya kemampuan baik manajerial untuk memimpin organisasi ASN," harap Uncu Yosmeri mantan Anggota DPRD Sumbar.

Dapatkan pemimpin yang mempunyai jaringan ke pemerintah pusat maupun provinsi, karna Bagaimanapun juga kita masih bergantung pada dana pusat (APBN) maupun apbd provinsi, serta pihak swasta untuk memberikan stimulan pemacu ekonomi pasbar lebih 20 investor yg ada Pasaman Barat terutama di bidang perkebunan yang selama ini mungkin belum secara maksimal, dilibatkan dalam proses pembangunan.

”Kedepannya bupati Pasbar mampu mengajak sektor swasta  untuk memberikan kontribusi nyata agar percepatan pembangunan  dan memacu pertumbuhan ekonomi di pasbar. Calon yang mampu seperti itu yang dipilih, jangan hanya berdasarkan Etnis lagi. Cukuplah yang telah sudah memilih karena sasuku.  Dengan banyak calon , masyarakat bisa menentukan pilihannya berdasarkan hal yg diatas tadi imbuhnya

"Kedua jangan lagi persoalan politik uang (
money politik) hindarilah politik transaksional, cukuplah yang sudah-sudah.  Jadikanlah kasus pandemi Covid 19 bentuk  teguran serat cobaan di negeri kita ini jadikan titik balik  menguji keimanan kita"harapnya.

Jika masih memilih calon bupati atau calon gubenur berdasar politik transasksional,  tak kan ada perubahan yg  kita harapkan Justru akan lahirlah  pemimpin berpotensi yang melakukan, kejahatan finansial,

"Kita berharap jelang pemilukada Pasbar
semua calon dapat menampung pemikiran dan pendapat para tokoh-tokoh, baik di ranah maupun di rantau, dan kepada calon bupati berikan lah pencerahan dan pembelajaran politik kepada masyarakat fastabiqqul khairat, berlomba lombalah dalam kebaikan ungkap mantan ketua pansus pemekaran Kabupaten Pasaman Barat tersebut.

Kedepan, Yosmeri menghimbau masyarakat Pasaman Barat  membuat Pilkada Serentak 2020 baik pemilihan Bupati Pasbar maupun Pemilihan Gubernur Sumbar berlangsung dengan aman dan sukses.

Sementara untuk para calon kepala daerah, tampunglah data, informasi, pandangan dan aspirasi yang berkembang di media dan tengah masyarakat bisa dijadikan referensi untuk visi misi,” tutup Yosmeri.

Begitu juga harapnya kepada media sebagi saluran pemersatu, yang dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pilkada yang bermartabat.

Dari pantauan Andalasrayanews.com di Pasaman Barat, sejumlah baliho alat peraga kampanye (APK) Bakal Calon Kandidat Pilkada Pasaman Barat sudah bermunculan diantaranya Alamsyah, Yulianto-Syahrial, Agus Susanto-Rommy Candra (Independen), Hamsuardi-Risnawanto, Mardianto-Yulisman,Marta Gunawan, Erik Hariyona, Syahrijon, Manus Handri, Jendri. Hermanto.

(Arwin))