Kabel Listrik Dikhawatirkan Mengancam Nyawa dan Keselamatan Masyarakat Jorong Pasaman Baru -->

Kabel Listrik Dikhawatirkan Mengancam Nyawa dan Keselamatan Masyarakat Jorong Pasaman Baru

Wednesday, 1 July 2020

Kabel listrik PLN di Jorong Pasaman Baru.

Pasaman Barat (Andalasrayanews.com) - Di Kejorongan Pasaman Baru Simpang Ampek, kabel - kabel PLN dan kabel lainnya, yang menumpang di tonggak listrik tersebut tampak berseliweran dan diterlihat membahayakan serta mengancam nyawa dan keselamatan banyak orang.

Bagaimana tidak, kabel - kabel ini terbentang rendah, sehingga bisa dijangkau tangan. Warga Pasaman Baru yang memiliki kendaraan, jadi terhambat untuk mengeluar masukkan kendaraan mereka, karena terhalang kabel listrik tersebut.
Mereka juga takut dan khwatir bakal tersengat arus listrik berasal dari kabel - kabel tersebut. Apalagi jika terputus oleh kendaraan yang melintas, bisa kesentrum atau konslet dan bencana kebakaran bisa saja terjadi.

Salah seorang warga Pasaman Baru, sebut saja Nia (47), merasa khawatir jika sampai tersentuh kabel - kabel yang terbentang rendah dan melengkung ke tanah tersebut.

"Saya takut, jika saya dan anak - anak tersentuh kabel tersebut. Kami sangat menyayangkan pihak PLN yang terkesan lalai dan sembrono, dengan membiarkan kabel - kabel tersebut berseliweran dan sangat sangat rendah dari tanah", ujar Nia.
"Jangan sampai saya dan anak - anak ataupun warga kami yang lain, jadi korban kelalaian dan kecorobohan pihak PLN, yang terkesan tak bertanggung jawab, dengan membiarkan kabel - kabel listrik sembrawut", lanjutnya.

Sementara itu Adi (42) warga lainnya, mengatakan bahwa telah melaporkan hal ini kepada PLN setempat, tapi sampai saat ini tidak ada tindakan dari pihak PLN.
Ketika ditemui di Kantor Unit PLN Simpang Ampek pada Rabu (1/7), Supervisor Teknik Andra, menyatakan tidak mengetahui adanya laporan masyarakat tersebut.

"Kami tidak mengetahu adanya laporan masyarakat mengenai masalah ini, mungkin disampaikan secara lisan ke petugas. Harusnya ada laporan tertulis langsung ke kantor pengaduan, sehingga bisa segera kami tindaklanjuti", ujar Andra.

Mengenai resiko tersentuh kabel ini, Andra mengatakan bahwa kabel sudah diisolasi khusus, tetapi tetap berbahaya jika putus atau terjadi konslet. Sementara kabel - kabel lainnya juga terlihat banyak menumpang di tonggak listrik yang semakin condong ke tanah, karena menahan tarikan kabel yang berat.

"Memang ada kabel Telkom dan TV kabel, namun sudah ada mou kok dengan anak perusahaan PLN Icon Plus, jadi kabel - kabel tersebut, memang juga berada di tonggak listrik. Telah lapuknya kawat penyangga tonggak menyebabkan kabel listrik menjadi kendur ke tanah", jelas Andra.

"Saat ini, orientasi kerja kami adalah terhadap perbaikan dan gangguan. Namun, jika kabel - kabel tersebut memang membahayakan, tentunya bakal kami benahi", tambahnya lagi. 

(Dilaporkan oleh Zein)