Diduga Pengelolaan TPA Tidak Terurus, DPRD Pasbar Lakukan Sidak -->

Diduga Pengelolaan TPA Tidak Terurus, DPRD Pasbar Lakukan Sidak

Tuesday, 4 August 2020

Ketua DPRD Pasaman Barat Parizal Hafni ST, Didampingi Anggota DPRD Muhammad Guntara SH dan Dedi Lesmana Spd ,saat melakukan sidak di TPA Muara Kiawai.

Simpang Empat, Andalasrayanews.com-
Terkait dengan banyak nya keluhan masyarakat, terkait Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, Kabupaten Pasaman Barat tepat nya di Muara Kiawai Pasbar.
Baik itu mengenai lahan nya yang semula telah di bebaskan atau di beli seluas 10 Sepuluh Hektar , maupun pengelolaannya tidak maksimal.

Hal tersebut membuat DPRD kabupaten Pasaman Barat, melakukan peninjauan langsung (Sidak) kelokasi TPA di Muara Kiawai.
Rombongan DPRD dalam melakukan SIDAK tersebut,di pimpin langsung oleh ketua DPRD Parizal Hafi ST , anggota Komisi l Muhammad Guntara SH serta Sekretaris Komisi lll Dedi Lesmana Spd dalam kesempatan tersebut mempertanyakan Pengelolaan TPA yang tidak maksimal dan terkesan tidak terurus atau di kelola dengan baik.
Kita mempertanyakan Pengelolaan sampah di TPA ini kepada pemerintah daerah,sampah sampah berserakan dan tidak terlihat pengelolaan dengan baik.
Kalau ini di biarkan tentu sangat berdampak buruk terhadap lingkungan masyarakat sekitar TPA ini.
Apalagi ini kan dekat dengan Pusat ibu kota kabupaten ujar Dedi Lesmana.

Muhamad Guntara dalam SIDAK tersebut, mengatakan, apabila masalah Sampah ini tidak di selesaikan oleh Pemkab,tentu ini sangat merugikan dan akan menjadi Bom Waktu, yang akan menjadi masalah di kemudian hari.

Bisa kemungkinan pusat Pasaman Barat akan menjadi tempat sampah nantinya.
Makan nya di mintak keseriusan Pemkab dalam pengelolaan TPA sampah ini.

Dan Muhammad Guntara juga mempertanyakan status hukumnya TPA Muara Kiawai ini.
Yang dulu telah di beli oleh Pemkab Pasaman Barat,seluas 10 hektar.
Tapi kita lihat ini yang tinggal seluas 2 hektar, sementara sisanya telah di tanami Sawit oleh masyarakat setempat.
Bagaimana dengan status hukum tanah TPA ini katanya 
Terkait hal tersebut DPRD akan panggil pihak terkait,ke DPRD untuk , mempertanyakan kejelasan nya 

Sementara itu Ketua DPRD Parizal Hafni menyatakan Pemkab harus serius terhadap pengelolaan Tempat Pembuangan Ahir TPA sampah ini.
Sementara setiap tahun kita anggarkan di DPRD ,tapi pengelolaan seperti ini, sepertinya tidak di kelola dengan baik.

Kita sangat prihatin dengan pengelolaan TPA saat ini ,kita minta pihak terkait, untuk menyelesaikan permasalah ini , katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Pasaman Barat Andrinaldi, ketika dikonfirmasi via telepon  Senin, membantah pengelolan sampai di TPA Muaro Kiawai tidak terurus.

"Memang seperti itu pengelolaan sampah di TPA kita. Tugas kita hanya mengangkut sampah dari bak penampung masyarakat ke TPA Muaro Kiawai. Misalnya dari Simpang Empat ke TPA, kita belum punya alat pengolah sampah,"sebut dia.

"Artinya, kita Dinas LH telah bekerja maksimal untuk membuang  sampah ke lokasi pembuangan akhir. Anggaran yang tersedia hanya untuk operasional. Kalau sampai sudah penuh diratakan atau digali dengan alat berat," sebutnya.

Soal terhadap status hukum luas tanah untuk TPA dia tidak mengetahui. "Kalau soal itu saya tidak tahu, karena dibeli oleh Kepala Dinas sebelum saya," jelas Andrinaldi.

Terkait dengan pengelolaan sampah di  Tempat Pembuangan Ahir TPA Muara Kiawai tersebut dirinya siap menjelaskan ke DPRD jika memang diperlukan.06/07/2020
 (Arwin)