Bus Pariwisata BA 7015 OA, Rombongan ASN Agam Sumbar, mengalami Kecelakaan Tunggal di Mandailing Natal -->

Bus Pariwisata BA 7015 OA, Rombongan ASN Agam Sumbar, mengalami Kecelakaan Tunggal di Mandailing Natal

Tuesday, 9 February 2021

Kecelakaan Tunggal Bus Pariwisata rombongan ASN Kabupaten Agam.

Madina, Sumatra Utara.ARN..Bus Pariwisata dengan nomor Polisi BA 7015OA mengalami Kecelakaan Tunggal di Jalan lintas sumatra, JALINSUM di Desa Lumban Pasir Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal.

Tepat nya  Pada hari Senin, 8/02/2021 sekira pukul 12.30, Bus naas tersebut menghantam Jembatan sehingga terjun dan jatuh ke dalam Sungai Parlangkitangan, dengan kedalaman 10 meter.

Bus tersebut dalam rangka perjalanan kunjungan kerja, dengan penumpang berjumlah 17 orang, bus tersebut berangkat dari Banda Aceh menuju Kabupaten Agam.

Adapun korban kecelakaan tersebut,dua Orang meninggal dunia ditempat kejadian, atas nama: Fauzan H.Hutasuhut S.sos, MAP merupakan Kadis Kominfo Agam, David sopir Bus Pariwisata tersebut. empat belas orang mengalami luka berat dan ringan dan sementara satu orang selamat.

Sementara korban kritis berjumlah3 orang atas nama Aryati S.sos M.si Kadis perdagangan kabupaten agam, dan Fatimah S.sos M.si,Kadis tenaga kerja kab agam,serta Ermanto S.pi, M.si, Kadis perikanan kab,  agam, yang seluruh ASN Kabupaten Agam.

Saat ini seluruh korban dibawa ke puskesmas Kotanopan dan RSUD Panyabungan untuk pertolongan lebih,kenderan lebih lanjut.

Diketahui nya kejadian kecelakaan tersebut, sejumlah warga yang sedang berada persawahan mendengar ada suara sesuatu yang jatuh kedalam sungai.
kemudian beberapa warga berinisiatif memberitahukan kejadian tersebut, kepada warga lainnya.

Dan warga pun beramai-ramai melakukan pertolongan terhadap korban kecelakaan yang dibantu dengan anggota Babinsa Koramil 14/KTN.

Untuk saat ini dalam penanganan pihak Polsek Kota Nopan untuk melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan sebenarnya,kemudian untuk kerangka, kemudian  Bus yang jatuh masih dilakukan usaha untuk penarikan keatas badan jalan.

Diduga supir yang mengenderai Bus baru pertama kali melewati jalan di daerah lokasi kejadian,dan belum memahami kondisi Medan jalan.

***Arwin/Rls