Dinas Ketahanan Pangan Bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Gelar Pasar Murah di Depan Kantor Bupat Pasaman Barat -->

Dinas Ketahanan Pangan Bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) Gelar Pasar Murah di Depan Kantor Bupat Pasaman Barat

Thursday, 29 April 2021













Pasaman Barat,(Andalasrayanews.com)-Mengingat harga sembako yang rentan melonjak menjelang Lebaran,untuk itu diperlukan langkah konkret dalam mengantisipasi terjadinya hal tersebut.Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di bawah naungan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM) atau Pasar Murah, Kamis (29/4/2021) di Depan Kantor Bupati Pasman Barat.


Dalam kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM) tersebut terdapat banyak bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari yang dijual dengan harga lebih murah daripada harga pasaran.


Ada 10 Jenis komoditi yang dijual, dan yang paling utama itu adalah sembako.Karena tingginya permintaan masyarakat di bulan puasa dan menjelang lebaran ini, banyak tambahan komoditi lain yang dihadirkan,seperti sirup, kue lebaran, tepung dan jenis lainnya.


"Dari 10 Jenis Komoditi utama yang biasa dijual, terdapat banyak tambahan Komoditi lainnya yang dijual.Hal ini disebabkan banyaknya permintaan masyarakat di bulan puasa dan menjelang lebaran Idul Fitri.ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasaman Barat Yas'ari mejelaskan.


"harga Gelar Pangan Murah atau pasar murah memiliki perbandingan harga yang cukup signifikan dengan harga pasaran, mulai dari Rp 5 ribu sampai dengan Rp 8 ribu,"lanjutnya lagi menambahkan.


Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasaman Barat itu menegaskan lagi, bahwa kegiatan pasar murah yang diadakan ini guna mengantisipasi lonjakan harga pangan yang rentan sekali apabila mendekati Lebaran.


"Harga kebutuhan pokok yang dijual sangat terjangkau, di bawah harga pasaran, tentunya ini tidak membebani para ASN dan Masyarakat,"Pungkas Yas'ari Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pasaman Barat itu mengakhiri.[]