Masyarakat Berharap BNPB Merealisasikan, Proposal yang diajukan Pemkab Pasbar -->

Masyarakat Berharap BNPB Merealisasikan, Proposal yang diajukan Pemkab Pasbar

Saturday, 17 April 2021





SIMPANG EMPAT, (Andalasrayanews.com) - Bencana Banjir beserta dampaknya merupakan masalah serius beberapa daerah di provinsi Sumatra barat, tidak terkecuali Kabupaten Pasaman barat.

Setiap hujan dengan intensitas yang tinggi turun, masyarakat mulai kwatir akan pemukiman yang terkena banjir atau lahan pertanian lainnya yang terendam atau terkena dampak nya.Masyarakat berulang kali mengalami kerugian disebabkan banjir tersebut.
Sementara itu penanggulangan nya yang memadai sejauh ini belum terlihat.


Sepertinya Pemkab Pasaman Barat (Pasbar) berupaya menanggulangi penangan dampak banjir dan abrasi pantai dengan serius.
Hal tersebut terlihat dengan diajukan nya proposal permohonan penanggulangan daerah rawan bencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (15/4/2021).

Proposal itu diserahkan langsung oleh Bupati Pasbar, Hamsuardi kepada Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo saat menghadiri pertemuan di Painan sekaligus peninjauan proyek penanganan abrasi pantai Padang.

Bupati Pasbar, Hamsuardi kepada awak media mengatakan pengajuan proposal itu adalah sebagai salah satu bukti bahwa pihaknya serius dalam upaya penanganan daerah rawan bencana yang selama ini menurutnya sudah cukup menyusahkan masyarakat.

Dikatakannya, ada tiga poin yang diusulkan ke BNPB yakni, penanggulangan banjir batang pasaman, Kecamatan Pasaman, penanggulangan banjir koto sawah, Kecamatan Lembah Melintang dan penanggulangan abrasi di maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia.

Seperti nya langkah Pemkab Pasbar untuk menanggulangi dampak banjir dan abrasi pantai, dengan mengajukan proposal ke BNPB patut diapresiasi oleh masyarakat Pasbar.

Masyarakat berharap semoga proposal penangan dampak banjir dan abrasi pantai yang diajukan Pemkab Pasbar, dapat direalisasikan oleh pemerintah pusat melalui BNPB.

Ya, kami sangat senang dengan langkah Pemkab ini, walaupun kami di Ranah Batahan belum masuk dalam usulan tersebut, tapi patut di apresiasi lah, kata Ucok warga Ranah Batahan.

(Red)