Tidak Hanya dua Kasus itu saja, Pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Sepertinya Juga Sedang Melirik Yang Lainnya -->

Tidak Hanya dua Kasus itu saja, Pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Sepertinya Juga Sedang Melirik Yang Lainnya

Wednesday, 21 April 2021





PASAMAN BARAT,(andalasrayanews.com)-Tim penyidik Kejaksaan Negeri Pasaman Barat juga telah melakukan ekspose atau gelar perkara terkait dua kasus, setelah sebelumnya pada Jumat (16/4/2021) pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat terlebih dahulu menaikkan status dua perkara yang sedang ditangani dari penyelidikan ke penyidikan.Berkas dua perkara yang sudah ketahap penyidikan tersebut yaitu dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada dinas Pendidikan dan PUPR Pasaman Barat.


Berkas dua perkara yang ditangani dan dinaikkan statusnya kepenyidikan itu yaitu perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan gedung Aula Dinas Pendidikan Pasaman Barat Tahun Anggaran 2016 dengan pagu dana terkontrak Rp1.232.044.000.Serta perkara dugaan tindak pidana pembangunan lapangan tenis indor pada Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Tahun Anggaran 2018 dengan pagu dana terkontrak Rp1.391.930.000.


Menurut keterangan resminya,terkait kasus ini pihak-pihak terkait juga sudah dilakukan pemanggilan pada tahap penyelidikan dan akan dilakukan pemanggilan ulang dalam minggu ini.


"Dalam minggu ini kita akan melakukan pemanggilan ulang serta koordinasi dengan ahli baik teknis maupun ahli perhitungan kerugian negara dikedua perkara itu,"ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Ginanjar Cahya Permana melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel Elianto, Senin (19/4/2021) menerangkan.


"Pemanggilan ulang dan koordinasi kerugian negara itu agar penyelesaian perkara dan perampungan berkas bisa segera diselesaikan dan dilimpahkan ke tahap penuntutan,"tambahnya lagi menjelaskan


Pihaknya berharap masyarakat sabar dan agar terus ikut mengawal proses ini.

Hingga dalam proses penyidikan nanti pihaknya akan segera bisa menetapkan tersangka.


"Tim penyidik telah menemukan bukti permulaan yang cukup terkait dua kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi pada dinas Pendidikan dan PUPR Pasaman Barat,"tegasnya meyakinkan.


Dengan banyaknya laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan dalam berbagai kegiatan yang ada.Nampaknya,selain dua kasus itu, pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat sepertinya juga sedang melirik sejumlah kegiatan lainnya.[]


(Red)