Warga Silaping Ranah Batahan Minta Solusi Soal Beberapa Pohon Pelindung Yang Mengancam -->

Warga Silaping Ranah Batahan Minta Solusi Soal Beberapa Pohon Pelindung Yang Mengancam

Sunday, 18 April 2021




RANAH BATAHAN,(Andalasrayanews.com)-Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat sebagian warga yang berada disepanjang jalan lintas Air Balam- Desa Baru tepatnya di jalan baru jorong silaping kecamatan Ranah Batahan Pasaman Barat sering Khawatir.Pasalnya pohon-pohon pelindung yang berada di sepanjang jalan tersebut ada beberapa yang kelihatan sudah rapuh.Apabila hujan beserta angin kencang datang sangat mengkhawatirkan akan terjadi dahan yang jatuh (patah dahan) dan tidak menutup kemungkinan juga pohon pelindung tersebut roboh sehingga bisa saja menimbulkan korban.Perihal pohon pelindung ini disampaikan salah seorang warga yang rumahnya adalah salah satu yang kemungkinan terkena dampak pada media Andalasrayanews.com sabtu (17/4/2021).


"Kami takut tertimpa karena pohon pelindung didepan rumah itu sudah rapuh kelihatannya.Akarnya sudah keluar.Pohonnyapun sudah cukup tinggi.jika hujan dan angin kencang kami sangat khawatir bang,"terang Ilin warga yang rumahnya tepat didekat pohon pelindung tersebut.


"Rencananya kami ingin membersihkan dahan-dahannya atau kalau perlu di tebang dan diganti lagi,tapi kami takut nanti ada permasalahan dikemudian hari karena pohon itu kabarnya tidak boleh di tebang sembarangan,"ungkapnya lagi.


"Tolong bang tanyakan bagaimana caranya agar ini ada solusinya,"tambah Ilin lagi kepada kami sembari meminta tolong agar ada solusinya.


Menindaklanjuti harapan salah satu (mungkin banyak lagi?) warga Silaping Kecamatan Ranah Batahan tersebut kami mencoba menghubungi beberapa orang didinas terkait hingga pada akhirnya Ibuk Ani KaBid kebersihanDinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat merespon Pesan singkat yang kami layangkan perihal ini,minggu (18/4/2021) dengan menelpon kami secara langsung.


"Untuk angaran saat ini kita belum ada pak.Untuk didaerah sini saja(area simpang empat sekitar) beberapa waktu yang lalu,karena sudah benar-benar mengancam kami pakai dana talangan,pak"ungkap buk Ani kepada media Andalasrayanews.com lewat telepon selulernya minggu sore,(18/4).


Setelah kami jelaskan bahwasanya warga siap menangulangi permasalahan biaya tersebut dan warga hanya ingin legalitas agar nanti tidak salah dikemudian hari jika mengeksekusi pohon pelindung tersebut tanpa pemberitahuan.


"Mereka hanya perlu arahan saja buk perihal persyaratan apa yang perlu mereka persiapkan agar pohon-pohon yang sudah mengancam dan berkemungkinan tumbang jika hujan dan angin kencang datang (warga),itu saja buk.Soal yang lain-lain warga siap menalangi biaya tersebut,"terang kami kepada beliau.


"Kalau demikian siapkan saja surat Pemberitahuan ke Dinas Pak,nanti kita tindaklanjuti.Kami sangat berterimakasih atas informasinya pak.Siapkan saja itu nanti kita sampaikan dan ditindaklanjuti,"pungkas ibuk Ani 


"Namun demikian bapak bisa konfirmasi dulu sama Kabid kehutanan untuk lebih jelasnya,"tambah buk Ani mengakhiri sembari melanjutkan perjalanan karena sedang membawa mobil juga saat kami hubungi,terang Kabid Kebersihan Dinas Lungkungan Hidup Pasaman Barat itu.


"Ok buk,nanti saya sampaikan langsung ke warga yang bersangkutan,"Jawab kami menutup telepon seluler mengakhiri percakapan kami.


Disaat berita ini kami naikkan baru demikian yang bisa disampaikan kepada warga masyarakat yang berada di sepanjang jalan yang rumahnya tepat berada didekat pohon pelindung Di Jorong Silaping kecamatan Ranah Batahan Pasaman Barat itu.Agar segera melayangkan surat Pemberitahuan kedinas terkait.Semoga cepat dapat solusi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan dikemudian hari.[]


Dilaporkan Oleh : Novis Satria