Pemkab Pasbar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Padang, Dr Amril SH, M Hum Beserta Rombongan -->

Pemkab Pasbar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Padang, Dr Amril SH, M Hum Beserta Rombongan

Wednesday, 7 July 2021




Pasaman Barat,andalasrayanew.com-- Pemerintah daerah Kabupaten Pasaman barat, menerima kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Padang Dr. Amril SH,M Hum, di Aula Rumah Dinas Bupati setempat, senin (5/7/2021).


Bupati Pasbar Hamsuardi dan Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) beserta stackholder lainnya, yang juga dihadiri Kepala Pengadilan Negeri Pasbar, Bayu Soho Raharjo menyambut Dr Amril dengan hangat dan penuh keakraban.

Cuaca yang cerah pada Senin malam, membuat kunjungan beserta silaturahmi tersebut berjalan lancar, walaupun semua yang hadir dengan menerapkan prokes Covid 19.

Dalam acara ramah tamah sekaligus silaturahmi tersebut juga di bahas berbagai persoalan hukum yang terjadi di bumi mekar Tuah Basamo.

Bupati Pasaman Barat Hamsuardi dalam paparannya dihadapan Dr Amril dan tamu lainnya, mengatakan jika wilayahTuah Basamo merupakan daerah pemekaran dari Kabupaten Pasaman. Namun, wilayah ini masih harus terus menata menuju kehidupan yang lebih baik agar bisa sejajar dengan kabupaten kota lainnya di Sumatera Barat (Sumbar). 

Secara ekonomi Pasbar sudah baik, saat ini harga sawit telah stabil dengan harga di atas seribu. Namun, jika harga di bawah seribu maka akan berdampak kepada perekonomian masyarakat. Dan Jika itu terjadi, maka masalah hukum akan bermunculan, apakah kasus pencurian, dan sebagainya hingga berujung ke pengadilan,"kata Hamsuardi.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Padang Dr. Amril SH, M.Hun mengatakan hukum adalah panglima tertinggi di Republik Indonesia,  berbicara masalah hukum maka puncak tertinggi dari hukum adalah perdamaian. Apapun masalah hukum akan selesai jika dibawa dengan hati nurani dan dibicarakan dengan baik.

"Misalnya masalah hukum tindak pidana ringan bisa diselesaikan secara kekeluargaan, seperti persoalan kekerasan, dan persoalan pidana ringan lainnya. Jika masih sampai ke pengadilan itu menjadi masalah besar bagi daerah, karena belum tercipta perdamaian,"kata Dr. Amril SH M.Hum.

Ia menambahkan, selain persoalan pidana ada lagi soal perdata. Karena persoalan perdamaian ada di hukum adat di pengadilan juga ada mediator. 

"Memang dalam pengadilan ada kalah dan menang. Tetapi, sesuai dengan pepatah kalah jadi abu, memang jadi arang. Makanya, yang paling tinggi di pengadilan penyelesaian secara kekeluargaan. Jika itu sudah terjadi, maka bumi Mekar Tuah Basamo Pasbar ini akan aman,"kata Dr. Amril. 

Selain itu, lanjut Dr Amril tujuan kedatangan rombongan ke Pasbar adalah untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kepada Pengadilan Negeri Pasbar. Selain itu, juga untuk memberikan sosialisasi terkait dengan penegakan hukum.

(Arwin / knf)