-->

MEDIA NETWORK

Iklan

Pendidikan Khusus Profesi Advokat PKPA Angkatan ke III DPC Peradi Banjarmasin Bekerja Sama dengan FH Unlam

Sunday, 13 March 2022, March 13, 2022 WIB Last Updated 2022-03-13T08:32:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


Banjarmasin, andalasrayanews.com..Pendidikan Khusus Profesi Advokat ( PKPA ), Angkatan ke lll DPC Peradi Banjarmasin bekerjasama dengan FH Unlam Banjarmasin, Kalsel pada hari Sabtu, 12 Maret 2022 mendapat jadual dari DPN di beri tugas Bidang PKPA  pada Asistant Profesor,Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H., M.H. dengan mateti ajar : " Kode Etik & Peran Fungsi Perkembangan Organisasi." 


Adapun jumlah peserta 35 orang didampingi moderator Sekretaris DPC Peradi Banjarmasin cukup aktif peserta PKPA dengsn metode ceramah & tanya jawab kata Wakil Sekretaris Jenderal ini karena materi wajib di berikan sebagai materi PKPA wajib harus di isi okeh Dosen/ Tenaga Pengajar dari DPN yang di tunjuk dan digilir oleh Waketum Bapak H.Shalih Mangara Sitompul, S.H., M.H. lebih lanjut Hersit mengatakan kode etik dan peran dan fungsi modal dasar bersikap dan bertindak seorang Advokat jika berpraktik yang sifatnya kepribadian Advokat yang harus di junjung tinggi setiap Advokat Indonesia yang ditetapksn oleh 7 Organisasi pada waktu tepat tanggal 23 Mei 2003 yang lalu tetap masih berlaku sampai sekarang, dan status Peradi tidak di ragukan lagi dan Peradi punya kewenangan menjalankan 8 kewajiban yang tidak dimiliki oleh organisasi Advokat lain.

...." satu-satunya wadah profesi Advokat sebagaimana dimaksud UU Advokat adalah satu-satunya wadah profesi Advokat yang memiliki wewenang untuk melaksanakan pendidikan khusus profesi Advokat ( pasal 2 ayat (1),pengujian calin Advokat (pasal 3 ayat (1) huruf f, pengangkatan Advokat pasal 2 ayat (2), membuat kode etik( pasal 26 ayat (1),membentuk Dewan Dewan Kehormatan,( pasal 27 ayat (1),membentuk Komisi Pengawas ( pasal 13 ayat (1), melakukan pengawasan ( pasal 12 ayat (1), dan memberhentikan Advokat ( pasal 9 ayat (1) UU Advokat "




Selanjutnya menjelaskan keadaan situasi perkembangsn organisasi Advokat dewasa ini  perpecahan Peradi pasca munas Makassar dilanjutkan di Pekanbaru-Riau.
Melihat kondisi  terganggu pada Peradi sebagai bentuk Organisasi " Single Bar " pasaca Surat Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 073 Tahun 2015 menjamur Organisasi Advokat ...akan mengambil sumpah calin Advokat dari organisasi manapun jelas-jelas itu sadar tidak sadar bertententangan dengan Hukum dan perundang-undangan secara jelas azas perundangan kita hukum atau perundang-undangan yang lebih rendah harus tunduk pada yang lebih tinggi kita cukup maklum dari pada maksud surat tersebut akhir organisasi diluar Peradi mendorong bentuk organissi " Multi Bar " jangan Multi Bar Single bar sendiri banyak pelanggaran akhir nya banyaknya organisasi Advokat ini sudah barang tentu menurunkan khuwalitas Advokat jadi rendah akhirnya dapat merugikan masyarakat pencari keadilan hal ini sering Bapak Ketua Umum kita Prof.Dr.Otto Hasibuan, S.H., M.M. wawancara media pada acara-acara iven-ivebmn nasional dan juga acara " Pembekalan Advokat Muda yang baru dilantik ada kamar tersendiri bagian dalam DPN Peradi wadah Advokat Muda ( Young Lawyers Committe )  dengan Ketua Umum nya rekan Andra Pasaribu, S.H., M.H.begitu juga akan punya cabang sampai tingkat cabang pungkas pada media ini.
Ketua DPC Peradi Banjarmasin H.Edi Sucipto, S.H.,M.H.
Ali Murtadlo, S.H., M.H. Sekretaris DPC Peradi Banjarmasin.

***

Komentar

Tampilkan

Terkini