-->

MEDIA NETWORK

Iklan

Akibat Penambangan Emas Tanpa Izin,(Peti) Disepanjang Sungai Batang Natal, Puluhan Titik Tebing Penahanan Jalan Longsor di Kec Batang Natal dan Lingga Bayu

Monday, 16 May 2022, May 16, 2022 WIB Last Updated 2022-05-15T17:46:23Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini






Mandailing Natal , andalasrayanews.com
Beginilah kalau  “Uang Stabil” atau “Uang Pengaman” atau “Uang Payung” atau apapun istilahnya yang diberikan oleh Puluhan Penambangan Emas Tanpa Izin  ( PETI ) kepada  Oknum Aparat Hukum, sehingga Excavator Rentalan atau milik Pengusaha Tambang Emas Ilegal seperti Ucok Gondrong di  Jambur Torop, Nasir di Ampung Siala, AAN di Muarasoma, Taher Nst ,  Ucok Miyak di Sigala-Gala, Sahlan Nst, Haji Daut Nst , Borrek di Batu Marsaong, Rizal Plt. Kades Tombang Kaluang, Kuklom Simpang Gambir dan Toke Emas  (Sere)  lainnya mulai beraktifitas (beroperasi) di Tahun 2019 hingga akhir tahun 2021 mengkorek Sertu di Alur Sungai dengan tujuan mengambil Biji Emas secara Ilegal, sehingga timbul Pendangkalan di Alur Sungai  dan merusak  Lingkungan  di Daerah Aliran Sungai ( DAS ) maupun di Sepadan Sungai Batang Natal maupun di Anak Sungai Batang Natal seperti di Hulu Sungai Sisoma, Sungai Parlampungan ( Jambur Torop), Sungai Simanguntong. 



Dengan terjadinya Pendangkalan atau merusak Alur Sungai, maka sewaktu datang banjir dari hulu Sungai, maka air sungai menerjang tebing Jalan di Pinggir Sungai  Batang Natal sehingga Puluhan Titik Tebing Jalan Longsor. Akibatnya Ratusan Milyar APBD Sumut terpaksa menggelontorkan anggarannya memperbaiki Tebing jalan yang rusak akibat Penambangan Emas Liar dengan excavator, semetara Pemasukan dari Pengusaha Tambang Emas Liar tidak ada ke Pemerintah, tegas Mangudut Hutagalung Ka. Dev. Investigasi dan Pengkajian Data NGO  Lembaga Independen Pengawasan Pejabat & Aparatur Negara Sumatera Utara ( LIPPAN SUMUT ) di Panyabungan (12/05-2022).



Awaluddin warga Muarasoma menuturkan bahwa Alhamdulillah 3 (tiga) hari menjelang hari Raya Idul Fitri 1443 H (2022) hingga setelah Hari Raya saat ini anak Sungai batang natal seperti Sungai Sisoma sudah tampak bersih, dan ratusan warga merasa senang bahwa kondisi air sungai sudah bersih dan bisa dimanfaantkan warga untuk mandi dan mencuci pakaian atau mencuci piring , dan tidak lagi air seperti air lumpur dan tercemar, Ujar Awal.

( U. Nauli  H. ).
Komentar

Tampilkan

Terkini