-->

MEDIA NETWORK

Iklan

Tersangka Gratifikasi Pembangunan RSUD Pasbar HAM, Kembalikan Uang 3,8 Miliar Melalui Kuasa Hukumnya Kepada Kejari

Wednesday, 24 August 2022, August 24, 2022 WIB Last Updated 2022-08-24T05:27:38Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini





Pasbar, andalasrayanews com.Tersangka gratifikasi atau suap pemenangan pembangunan gedung RSUD Pasbar HAM, mengembalikan 3,8 Miliar ke Kejari melalui kuasa hukumnya Parmonangan Siregar, SH.MH dari Kantor Hukum Viktori True Law Firm dan rekan Abdul Hamid, Afrianto, Senin, 23/08/2022.


Hal tersebut dijelaskan Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Ginanjar Cahya Permana, dalam konferensi pers kepada awak media, pengembalian Uang yang diserahkan hari ini senilai 3,8 oleh tersangka HAM terkait gratifikasi atau suap untuk pemenangan PT.MAM sebagai rekanan Kontraktor kegiatan Pembangunan RSUD Pasbar pada Tahun 2018-2020.

Uang itu kami titipkan direkening Penampungan Kejari Pasbar di Bank BRI cabang Pasaman Barat, ungkapnya.

Penghitungan uang senilai 3, 8 M tersebut dibantu pihak BRI cabang Pasbar, serta disaksikan secara langsung oleh Kuasa Hukum serta Keluarga Tersangka HAM.

Ketika dipertanyakan terkait besaran uang yang harus dikembalikan, Ginanjar menjelaskan seharusnya yang dikembalikan senilai 4,5 M, tapi hari ini kami menerima 3,8 M dan sisanya akan kembali telusuri dari pihak pelaku yang menerima gratifikasi kegiatan Pembangunan RSUD Pasbar, tukuknya.

Kami tegaskan agar segera mengembalikan, besaran uang yang dijanjikan PT MAM dalam kegiatan pembangunan RSUD terindikasi ada 11,5 M, akan tetapi yang telah terealisasi 4,5 M, karena itu kami tetap melakukan penyelidikan dan berupaya memanggil dan memeriksa para pihak lain nya,” tambahnya.


Dalam pembangunan Multi Years RSUD Pasbar yang bersumber dari Anggaran Belanja Pendapatan Daerah APBD Tahun 2018- 2020 dengan nilai kontrak sebesar134,8 Miliar, diduga merugikan keuangan negara sekira 20 Miliar.

Kejari Pasbar masih menunggu etikat baik dan dihimbau para tersangka  serta pelaku lainnya agar koorperatif untuk mengembalikan kerugian negara tersebut, apabila tidak Kejari akan melakukan penyitaan Aset, tegas Ginanjar.

Sementara itu kuasa hukum Tersangka HAM Parmonangan Siregar, SH.MH dan Rekan, setelah melakukan penyerahan Uang, kepada Kejari Pasbar, menyebutkan ” penyerahan uang ini dari pihak  tersangka HAM melalui kami, semua uang ini hanya dari klien HAM.

"Dengan pengembalian uang ini kami berharap proses hukum  segera berjalan dan dilimpahkan ke pengadilan, kami juga berharap pihak kejaksaan bisa memilah mana kerugian negara dan mana gratifikasi,” katanya.

Komentar

Tampilkan

Terkini